Naadodi Film Festival

KL Festival


LanguageEnglish, Tamil

Subtitle/SurtitleEnglish

CategoryFilm

Duration: 150 minutes with intermission (30 minutes)

Doors Open: 15 minutes before the event

Seating: Free Seating

Dress Code: Casual

Recommended for: 18 years old and above

from

RM0.00

All Fees Included

Naadodi Film Festival 2026 debuts in Kuala Lumpur with a two-day programme featuring 16 Tamil diaspora films from eight countries. Named after the Tamil word "Naadodi", meaning wanderer or migrant, the festival celebrates stories shaped by migration, memory and identity beyond the homeland.

Ticketing

Saturday

30th

May 2026

10:00AM (GMT+8)

Sunday

31st

May 2026

10:00AM (GMT+8)

About

Naadodi Film Festival 2026 marks its inaugural edition with a two-day programme in the last week of May at GMBB, Kuala Lumpur. The festival presents 16 handpicked Tamil films from Canada, France, Denmark, Singapore, Sri Lanka, Guyana, India, and Malaysia, exploring the lived experiences of Tamils beyond the motherland. Each screening will be followed by a pre-recorded Q&A with the filmmakers.

Beyond film, the festival aims to bring together Malaysian Tamil artists across disciplines, including music, literature and fine art.

This year, a special forum on “Malaysian Indian Identity in Music” will convene distinguished artists to perform and reflect on their philosophies and struggles in articulating an evolving and fragile cultural identity.

In Tamil, Naadodi refers to a wanderer, a migrant, or someone who lives beyond the boundaries of a fixed homeland. The word captures both displacement and movement.

The festival draws inspiration from this idea, celebrating films emerging from the Tamil diaspora — communities that have travelled across continents through histories shaped by labour migration, war, colonialism and global opportunity.

It asks urgent questions:

What do we preserve, and what do we lose? What binds us across geographies and cultures? What sustains Tamilness under pressure? Is it language, food, memory, behaviour, or something deeper?

The festival seeks to hold up a mirror to the diaspora experience and nurture a confident, critically engaged Malaysian Indian artistic voice.

* * *

Since 2019, the Padai Film Community has organised screenings, masterclasses and panel discussions to cultivate Tamil film talent. Naadodi marks the next step in this journey, envisioned as a biannual event in the years to come.

As the festival director, Sun J Perumal guides the festival’s vision, while Ananth Subramaniam, Gogularaajan Rajendran, and Lena Srinivasan lead its management and curation. Various members of the Padai Film Community will also be coming together as volunteers, contributing their time and creativity to support the festival’s events and initiatives.


Festival Filem Naadodi 2026 yang diadakan julung kalinya dirasmikan dengan aturcara yang berlangsung selama dua hari pada penghujung bulan Mei di Bangunan GMBB, Kuala Lumpur. Pesta ini mempersembahkan 16 filem Tamil terpilih dari Kanada, Perancis, Denmark, Singapura, Sri Lanka, Guyana, India dan Malaysia yang meneroka pengalaman diaspora masyarakat Tamil. Setiap tayangan akan diikuti dengan sebuah rakaman soal jawab daripada para pengarah filem.

Melangkaui sinema, pesta ini bertujuan untuk merapatkan jurang artis Tamil Malaysia merentasi pelbagai disiplin seperti muzik, sastera dan seni halus.

Pada tahun ini, sebuah forum khas tentang “Identiti India Malaysia Dalam Muzik” akan menjemput artis tersohor untuk melakukan persembahan dan merenung falsafah mereka, serta menceritakan pergelutan dalam peluahan jati diri kebudayaan yang sering berubah-ubah dan halus.

Dalam bahasa Tamil, “Naadodi” bermaksud pengembara, penghijrah atau sesiapa yang hidup di luar ibu pertiwi. Perkataan tersebut merakam kedua-dua perasaan “keterasingan” dan “pergerakan.”

Pesta ini turut diilhamkan daripada idea tersebut dengan meraikan filem daripada komuniti diaspora Tamil yang telah merentas pelbagai benua dan sejarah yang dibentuk oleh penghijrahan buruh, peperangan, penjajahan dan peluang sejagat.

Persoalan penting sering dikemukakan: Apakah yang dapat kami pelihara dan apakah yang telah kami hilang? Apakah yang menyatukan kami merentasi geografi dan budaya? Apakah yang memelihara ketamilan kami di bawah sebarang tekanan? Adakah bahasa, makanan, ingatan, sikap atau sesuatu yang lebih mendalam yang meraikan ketamilan kami?

Pesta ini berusaha mencerminkan pengalaman diaspora serta memupuk suara seni masyarakat India Malaysia yang yakin dan berdaya fikir kritis.

* * *

Sejak 2019, Komuniti Filem Padai telah menganjurkan tayangan, kelas pakar dan perbincangan panel bagi memupuk bakat filem Tamil. Naadodi menandakan langkah seterusnya dalam perjalanan ini yang dibayangkan sebagai acara dwitahunan pada tahun-tahun akan datang.

Sebagai pengarah festival, Sun J Perumal membimbing hala tuju visi pesta, manakala Ananth Subramaniam, Gogularaajan Rajendran dan Lena Srinivasan menerajui pengurusan serta kurasi. Ramai ahli Komuniti Filem Padai lain turut bekerjasama sebagai sukarelawan, menyumbangkan masa dan kreativiti mereka untuk menyokong acara dan inisiatif pesta ini.

More from KL Festival

Show All

The Everyday Moments – City Art Pavilions

06/05/2026·Exhibition

I Can’t See Myself In This Landscape

06/05/2026·Event

Pola TAR - Mapping Patterns

06/05/2026·Exhibition

Chinatown Cultural Walk: Tales of Chinese Migrants, Diverse Society and Traditional Trades

0631/05/2026·Variety

East-West Connection Walk: Tales of Sultans, Chinese Kapitans, and Colonial Times

0631/05/2026·Variety

Secret Trees of KL

0730/05/2026·Event

More from Film

Show All

House Your Film Screening EP4: You Care, I Share

29/03/2026·Film

Past

The Weekend Japanese Film Show in February - The Voices in the Wind

28/02/2026·Film

Past

House Your Film Screening EP3: Have What Do What Jerrr

1314/12/2025·Film

Past

The Weekend Japanese Film Show in December - Step

13/12/2025·Film

Past

Palestine Cinema Day - Kuala Lumpur

02/11/2025·Film

Past

The Weekend Japanese Film Show in November 2025 - Ainu Mosir

01/11/2025·Film