Klang River Feels: The Everyday Moments
Language: English
Category: Walk
Duration: 90 minutes without intermission
Ticketing
About
When we think of our river, what would be the first thing that comes to mind?
Klang River Feels: The Everyday Moments - is a walk programme that tells the history of the Klang River and its importance throughout the years -- from playing a vital role in economics and transport in Malaysia to being a dumping site, ignored and underappreciated.
In conjunction with KLF, we will go through the city learning about how Kuala Lumpur came to be based on Kevin Lynch's 'The Image of a City' and the connection of the Klang River to streams such as Gombak, Batu, and Keroh Rivers flowing into one and ending in Klang.
The tour is presented by Klang River Festival - An NGO group that does annual festivals by the Klang River to keep the riverside alive as well as raise public awareness about the importance of the river by showcasing alternative lifestyles and effective public space usage to transform Klang River Valley into a better place to live in.
- Starting point: Main Entrance of Bangunan Sultan Abdul Samad
- A walk passing through the KLAF pavilions - Dayabumi bridge, Pasar Seni, intersection at Jalan Bunus, Lanai Seni then back to Bangunan Sultan Abdul Samad
Disclaimer:
- The walk is open to all ages. Please dress comfortably for Malaysian weather and bring your own water to stay hydrated.
Program Lead: Faith Foo
Facilitator: Aqiel Bin Mohd Sharifizal, Nurul Qistina, Scarlet Koon
Apakah perkara pertama yang terlintas di fikiran apabila kita bercakap tentang sungai kita?
Klang River Feels: Detik-Detik Harian ialah sebuah aturcara yang menceritakan tentang sejarah Sungai Klang dan kepentingannya di sepanjang zaman—daripada peranan pentingnya dalam sektor ekonomi dan pengangkutan awal tanah air hingga menjadi sebagai tempat pelupusan sampah, terpinggir dan tidak dihargai.
Sempena KL Festival 2026, lawatan ini akan membawa anda menelusuri bagaimana Kuala Lumpur dibangunkan daripada kaca mata Kevin Lynch melalui bukunya, The Image of a City. Sejarah kota ini akan meneliti perhubungan Sungai Klang dengan anak sungai yang lain seperti Sungai Gombak, Sungai Batu dan Sungai Keroh yang mengalir dan akhirnya bertemu di Klang.
Lawatan ini merupakan anjuran Festival Sungai Klang, sebuah pertubuhan bukan kerajaan (NGO) yang mengadakan pesta tahun di Sungai Klang bagi memastikan kawasan sungai dipelihara agar membangkitkan kesedaran orang awam tentang kepentingan sungai kita. Pesta ini mempamerkan gaya hidup alternatif dan keberkesanan menggunakan ruang awam bagi mentransformasikan Lembah Sungai Kinta menjadi tempat yang sesuai dihuni.
- Tapak permulaan: Pintu Masuk Bangunan Sultan Abdul Samad
- Berjalan melalui astaka KLAF - jambatan Dayabumi, Pasar Seni, simpang di Jalan Bunus, Lanai Seni, kemudian kembali ke Bangunan Sultan Abdul Samad
Penafian:
- Lawatan ini terbuka untuk semua peringkat umur. Sila pastikan anda memakai pakaian yang bersesuaian dengan cuaca di Malaysia. Sila bawa air minuman anda sendiri untuk kekal terhidrat.
Pembimbing Aturcara: Faith Foo
Pemudahcara: Aqiel Bin Mohd Sharifizal, Nurul Qistina, Scarlet Koon
Finding gems you'll love…
More from KL Festival
More from Klang River Festival
More from Event
Watch at Venue
李愛萍老師 - 水墨畫基礎課程:向日葵 Basic Chinese Ink Painting: Sunflower by Ms Ivy Lee
04/03–20/05/2026·Event
Watch at Venue
夏振基老師 - 夏老師書法教室 · 興趣班/親子班 Chinese Calligraphy Class for Parents & Children by Mr Ha Chan Kee
04/03–20/05/2026·Event
Watch at Venue
潘金海老師 - 嶺南水墨花鳥畫 Chinese Ink Painting: Bird-and-Flower (Lingnan school) by Mr Puah Kim Hai
05/03–21/05/2026·Event